24/7 Phone Services 082144130110
Pengumuman Terbaru :
  • Silaturahmi Sabuk Kamtibmas Kembali Digelar, Polres Mojokerto Kota Sosialisasikan 110... Baca
  • Kolaborasi Jogo Mojokerto Damai, Polisi Bersama Serikat Buruh Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Perin... Baca
  • Polres Mojokerto Kota Perkuat Partisipasi Masyarakat Jaga Keamanan Melalui Sabuk Kamtibmas... Baca
  • Aksi Freestyle Viral di Mojokerto Berujung Klarifikasi, Polisi Datangi Rumah Tiga Pemuda... Baca
  • Kapolres Mojokerto Kota Cek Sejumlah Gereja Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Aman... Baca

Kota Mojokerto - dalam rangka tanam jagung serentak 1 Juta Hektar, Polres Mojokerto Kota bersinergi dengan Pemerintah Kota Mojokerto tanam lahan jagung di Kel. Blooto, Kab. Mojokerto pada Selasa (21/01/2024).

Dalam kegiatan yang diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polri yang dipimpin oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang melaksanakan tanam jagung di Kab. Subang, Jawa Barat. 

Untuk mendukung kegiatan tersebut Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.I.K., M.H. Mengajak PJ Walikota Moh. Ali Kuncoro S.STP., M.Si. Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf. Rully Noriza S.I.P., M.I.P., Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto Sri Adriyanthi Astuti Widja. S.H., M.H., untuk bersama menanam jagung di lahan milik Polres Mojokerto Kota.

 Melalui Kasihumas IPDA Slamet Hariyono menuturkan kepada awak media bahwa Polres Mojokerto Kota berkomitmen mendukung program asta cita melalui ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidur untuk dimanfaatkan untuk lahan jagung yang berada di belakang Satpas Polres Mojokerto Kota.

“Forkopimda Kota Mojokerto telah melaksanakan penanaman jagung sebagai upaya untuk memanfaatkan lahan tidur yang ada di Kota Mojokerto,” Tutur IPDA Slamet

Polres Mojokerto Kota secara total 3,5 Hektar yang dilaksanakan di 3 titik yaitu Kec. Prajuritkulon, Kec. Jetis, dan Kec. Dawarblandong. Di kel. Blooto sendiri memiliki luas 2,6 Hektar lahan. Sementara itu untuk lahan ini akan digarap oleh kelompok tani lingkungan setempat yaitu Poktani Mulia Satu. Sedangkan Pupuk dan Peptisida akan mendapat bantuan dari oleh Pemkot Mojokerto. 

IPDA Slamet juga menjelaskan proses tanam ini diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan  hingga siap panen. Kedepannya, target panen dari lahan ini mencapai 5-6 ton per Hektar. Seluruh hasil dari lahan tersebut juga akan diberikan ke Poktani Mulia Satu.

Selanjutnya Kasihumas menerangkan pihaknya berharap dengan partisipasi dari seluruh elemen mulai Polri dengan Pemerintah hingga masyarakat mampu meningkatkan ketahanan pangan khususnya di Kota Mojokerto.

“Nantinya setiap orang memiliki akses pangan yang cukip, bergizi sehingga terwujudnya keamanan pangan berbasis bahan baku, sumber daya dan kearifan lokal,” Harap Kasihumas. [DH]


FBPolres Mojokerto Kota

TWITPolres Mojokerto Kota